@article{jurnalpenelitianfisikawan, author = {Despin Tafonao and Torozatulo Buulolo and Jelita Panjaitan}, title = { PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN INSHOT TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI POKOK USAHA DAN ENERGI DI KELAS X MIPA SEMESTER GENAP SMA SWASTA GAJAH MADA MANDIRI MEDAN T.P 2022/2023}, journal = {JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN}, volume = {7}, number = {2}, year = {2024}, keywords = {}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran inkuiri berbantuan inshot menggunakan materi pokok usaha dan energi di kelas X MIPA semester genap SMA swasta gajah mada mandiri medan T.P 2022/2023. Penelitian semacam ini pada dasarnya bersifat eksperimental. Seluruh siswa kelas X MIPA semester genap SMA swasta gajah mada mandiri medan dari kedua kelas tersebut merupakan mayoritas populasi dalam esai. Cluster random sampling digunakan untuk melakukan pengumpulan sampel, dengan X MIPA1 dan X MIPA2 masing-masing berperan sebagai kelompok eksperimen dan kontrol, dengan total peserta masing-masing 32 orang dan model pengajaran yang menekankan pembelajaran mendalam dengan pengajaran singkat. . Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes esai dengan kurang lebih 10 topik yang telah divalidasi. Analisis data Lhitung-Ltabel dan Fhitung-Ftabel menunjukkan bahwa kedua kumpulan data mempunyai distribusi normal dan homogen. Analisis terhadap dua instansi pemerintah serupa akan dilakukan selanjutnya. Hasil kedua kelas tersebut berdistribusi normal dan seragam. Karena thitung > ttabel, maka hasil uji peritungan t satu pihak untuk alpha = 0,05 dan dk 62 dihasilkan thitung = 21,27 dan ttabel 1,99. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat manfaat yang signifikan dari penggunaan pembelajaran interdisipliner model inkuiri untuk menunjang proses siswa pada semester X MIPA di T.P. periode waktu 2022/2023.}, issn = {2655-738X}, pages = {8--17}, doi = {10.46930/jurnalpenelitianfisikawan.v7i2.4176}, url = {https://ejurnal.darmaagung.ac.id/index.php/jurnalpenelitianfisikawan/article/view/4176} }